Rabu, 18 Juli 2018

Satgas Pamtas Yonif 320/BP Membantu Pembuatan Pengairan Dengan Sistem Pipa

KOPI-Nanga Bayan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 320/BP membantu pembuatan saluran utama pipa air ke lingkungan masyarakat Desa Nanga Bayan, Rabu (18/7).





Komandan Satgas Pamtas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana ketika dihubungi dari Jakarta mengatakan kini warga masyarakat Desa Nanga Bayan sudah dapat menikmati air bersih untuk kegiatan sehari-hari.

“Pos Nanga Bayan Yonif 320/BP yang dipimpin Lettu Inf Kanthir melaksanakan pembuatan saluran utama pipa air ke lingkungan masyarakat Desa Nanga Bayan karena  selama ini masyarakat mengambil air langsung dari sungai tanpa sistem pipa,”katanya.

Menurut dia, selain menjaga perbatasan Negara RI-Malaysia, Pos Nanga Bayan Yonif 320/BP di desa Nanga Bayan juga membantu kesulitan warga masyarakat dengan membantu membuatkan sistem pengairan menggunakan pipa.



“Gagasan berupa sistem pengairan menggunakan pipa ini diprakarsai oleh Komandan Pos Pamtas Lettu Inf Kanthir,”katanya lagi.

Sebelum gagasannya disampaikan kepada warga Desa Nanga Bayan,kata dia, ide itu telah mendapat persetujuan dari pimpinan.

“Beberapa waktu yang lalu saya menerima laporan dari Danpos Desa Nanga Bayan bahwa masyarakat desa apabila mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari harus bersusah payah berjalan jauh ke sumber air sehingga Danpos merencanakan pembuatan sistem pengairan menggunakan pipa,”katanya.

Secara terpisah Danpos Desa Nanga Bayan Lettu Inf Kanthir melalui pesan singkat mengaku merasa sudah menjadi bagian dari warga desa, sehingga muncul ide atau gagasan tersebut.

“Saya merasa kasihan dengan warga masyarakat  Desa Nanga Bayan terutama ibu-ibu dan anak-anak yang harus bersusah payah mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.Lalu saya laporkan kepada atasan bahwa kami ingin membantu membuatkan pengairan dengan sistem pipa. Saya bersyukur disetujui dan mulai hari ini air sudah dapat mengalir ke rumah-rumah warga desa,”katanya.

Kini sekitar 50 warga desa Nanga Bayan sudah dapat menikmati air untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21463-satgas-pamtas-yonif-320bp-membantu-pembuatan-pengairan-dengan-sistem-pipa.html

Rabu, 11 Juli 2018

Bupati Fakfak Melepas Peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi

KOPI-Fakfak, Bupati Fakfak Drs Muhammad Uswanas  MSi menghadiri acara pelepasan peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XII Tahun 2018 di Pontianak Provinsi Kalimantan Barat bertempat di Gedung Winder Tuare (Rumah Negara) Jln. DI Panjaitan Kelurahan Fakfak Selatan, Distrik Fakfak Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (11/7).
Peserta paduan suara kontingen Kab.Fakfak menyanyikan lagu  " i will folow me " Request Bupati Fakfak
(Dok Foto:Istimewa/PPWI)

Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat  Nasional ke XII Tahun 2018 di Kota Pontianak Kalimantan Barat merupakan agenda tahunan yang pelaksanannya dimulai tanggal 29 Juli 2018 sd 4 Agustus 2018.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Fakfak Ali Hindom, S.Pd yang berada di tempat acara saat dikonfirmasi dari Jayapura, Rabu, menjelaskan bahwa panitia Pengurus hari hari Besar Kristen (PHBK) telah melaksanakan persiapan persiapan untuk mengikuti Pesparawi ini. 

“Ucapan terima kasih kepada Bupati yang telah memberikan dukungan dan berkenan untuk melepas keberangkatan Pesparawi Kab. Fakfak yang akan berangkat tanggal 24 Juli 2018 dengan menyelesaikan persiapan yang ada,”katanya.
Peserta paduan suara kontingen Kab.Fakfak foto bersama dengan Bupati Fakfak Drs Muhammad Uswanas  MSi
(Dok Foto:Istimewa/PPWI)

Menurut dia Bupati Fakfak berpesan agar menjaga persamaan selama di sana, jangan ada masalah sehingga tidak memberikan hasil yang Optimal. 

“Dalam pelaksanaan Pesparawi tingkat Nasional ke XII Tahun 2018 Kab. Fakfak mewakili Papua Barat, tunjukan yang terbaik, bawa nama baik Papua Barat khususnya kabupaten fakfak dan  Selamat Berlomba,”katanya.

Ali Hindom mengatakan saat pelaksanaan lomba Pespawari diharapkan dapat menyanyikan lagu rohani yang baik, dengan olah vocal membahana dalam nurani, sehingga memberikan hikmat.(wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21448-bupati-fakfak-melepas-peserta-pesta-paduan-suara-gerejawi.html

Minggu, 08 Juli 2018

Eggy Sudjana Siap Bela Wartawan yang Dikriminalisasi


Jakarta, Ketua Dewan Etik DPP Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Dr. Eggy Sudjana SH, siap memberikan pembelaan kepada wartawan yang dikriminalisasi dengan pendekatan hukum di luar pers.


"Tulis itu Fer, Abang siap jadi pembela mereka," tegas Eggy Sudjana kepada Koordinator Lapangan aksi gruduk Dewan Pers, Feri Rusdiono, lewat WhatsApp selularnya, Sabtu, 7 Juli 2018.

Eggy terkaget-kaget mendengar report ada ratusan jurnalis yang bermasalah gara-gara pemberitaan. Apalagi klimak dari kriminalisasi ini seorang wartawan Sinar Pagi Baru meregang nyawa di tahanan Polres Kota Baru, Kalimantan Selatan. 

"Itu tidak bisa dibiarkan, seperti kasus Udin Bernas Yogya," tandasnya dengan suara tinggi. 

Menurut Eggy, maraknya kasus kriminalisasi itu menunjukkan ada aroma yang tidak beres terhadap pengelolaan profesi jurnalis di Tanah Air. "Ini harus diselesaikan secepat mungkin. Kalau tidak, bakal jadi preseden buruk," jelas Eggy, pengacara kondang yang membela kriminalisasi terhadap ulama.

Padahal, menurut Eggy, sebagai profesi wartawan punya aturan khusus, yaitu UU NO 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

Di UU itu aturannya sangat jelas. Selain punya hak tolak, wartawan juga dalam menyelesaikan konflik berita dapat meminta yang dirugikan dengan menggunakan hak jawab dan koreksi. Lagipula ada Dewan Pers yang melindungi wartawan saat menjalankan profesinya.

"Artinya, benar atau salah, ditentukan oleh Dewan Pers, bukan polisi," ujarnya, seraya menyebut peran Dewan Pers tak jauh beda dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia menyebut, Dewan Pers harus mencontoh IDI yang kuat melindungi anggotanya dari tuduhan malpraktek masyarakat.

Bahkan, dengan dana miliaran rupiah dari APBN, Dewan Pers dapat "berpesta" dalam memberikan pendampingan kepada wartawan yang terjerat masalah. Apalagi UU Pers sifatnya lexs specialis.

"Jadi selesai persoalannya dengan menggunakan hak jawab bagi yang dirugikan. Kan hak jawab itu sama saja dengan uji informasi," jelasnya, menyebut Dewan Pers tak punya goodwill kuat melindungi wartawan. 

"Ini patut dicurigai.  Kok pendekatannya UU ITE, bukan UU Pers? Jadi tak salah bila ada usulan agar Dewan Pers perlu diaudit kinerjanya agar transparan," ujarnya mengakhiri. (FER/Red)

Satgas Pamtas Yonif 320/BP Bantu Masyarakat Membuat Rakit Penyebrangan Sungai


KOPI-Kalbar, Satgas Pamtas Yonif 320/BP melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan membantu warga kampung Sei Kelik membuatkan rakit sebagai alat transportasi penyebrangan sungai yang digunakan masyarakat dalam aktifitas sehari – hari, Minggu (8/7).
Dua orang prajurit Yonif 320/BP sedang merangkai rakit penyeberangan sungai
(Dok foto: Istimewa/Yonif 320/BP-PPWI)

Komandan Satgas Pamtas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana ketika dihubungi dari Jakarta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti TNI di Perbatasan RI-Malaysia sebagai bentuk kepedulian prajurit dalam membantu masyarakat di kampung-kampung.

“Jadi, saya perintahkan Danpos Sei Kelik Letda Inf Citra beserta 5 orang anggota untuk melaksanakan pembuatan rakit di bantu masyarakat sungai kelik,”ujarnya.
Seorang prajurit Yonif 320/BP sedang menggergaji pasak kayu kerangka rakit penyeberangan sungai
(Dok foto: Istimewa/Yonif 320/BP-PPWI)

Dalam kegiatan bakti TNI yang dilaksanakan oleh Prajurit Satgas Pamtas Yonif 320/BP di daerah perbatasan, kata dia, bertujuan untuk membantu kesulitan dan memudahkan masyarakat beraktifitas sehari-hari.

“Selama ini masyarakat menyebrang sungai menggunakan sampan yang hanya bisa memuat 2 orang saja sekali lewat tapi dengan adanya rakit yang dibuat oleh prajurit Yonif 320/BP, sekali menyebrang maksimal bisa mengangkut 15 orang,”katanya.

Ia menambahkan dalam kegiatan bakti TNI itu, prajurit harus tetap memegang teguh sikap territorial yaitu senyum, sapa, salam dan tidak sombong.

“Pembuatan rakit oleh prajurit Satgas Pamtas Yonif 320/BP khususnya di pos Sei Kelik termasuk dalam salah satu contoh yang terkandung dalam tugas pokok TNI AD diantaranya pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayah darat dan mewujudkan, ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI-Rakyat,”kata Imam.
Beberapa warga dan  prajurit Yonif 320/BP sedang uji coba rakit penyeberangan sungai
(Dok foto: Istimewa/Yonif 320/BP-PPWI)

Sementara itu, Yusuf,  Kepala Desa Sei Kelik salah satu tokoh masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit Satgas Pamtas Yonif 320/BP, karena telah membantu masyarakat kampung Sei Kelik, membuatkan rakit penyebrangan sungai.

“Terima kasih kepada prajurit TNI, yang turut peduli dalam pembuatan rakit karena salah satu mata pencaharian terbesar masyarakat adalah berladang dimana jalan menuju ladang harus melewati sungai sehingga masyarakat sangat terbantu sekali,”katanya.(wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21436-satgas-pamtas-yonif-320bp-bantu-masyarakat-membuat-rakit-penyebrangan-sungai.html



Sabtu, 07 Juli 2018

Petugas Keamanan Bandara Sentani Berhasil Mengamankan Puluhan Satwa Burung Yang Dilindungi

KOPI-Jayapura, Satuan tugas pengamanan Bandara Sentani yang terdiri dari gabungan BKO TNI AU,  Polri, Avsec dan KSDA berhasil mengamankan puluhan satwa berbagai jenis burung yang dilindungi di keberangkatan domestik dan apron, Bandara Sentani Kab. Jayapura, Sabtu (7/7).


Puluhan satwa berbagai jenis burung yang dilindungi tersebut didapat dari hasil sweeping terhadap rombongan BKO Brimob Sumatera Selatan yang telah selesai melaksanakan Tugas BKO di Wilayah hukum Polda Papua dengan  menggunakan charter flight Lion Air JT-3795 rute Jayapura – Palembang.

Dansatpom Mayor Pom Iwan Suebu yang berada di lokasi ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Sabtu mengungkapkan bahwa benar telah ditemukan di Cabin Pesawat carter flight lion  Air, anggota Brimob Sumatera Selatan membawa satwa burung tanpa dokumen.

“Perwakilan Posko Avsec sudah memperingatkan kepada Iptu Asrial S.H selaku Danki dan tertua rombongan untuk melengkapi dokumen karantina, tetapi anggota tidak menghiraukan,”katanya.

Menurut dia perwakilan Posko Avsec telah berkoordinasi dengan Capten Pilot Lion Air dan Crew serta ground handling untuk melakukan sweeping didalam Cabin pesawat  berhasil menemukan total 47 Ekor burung.

“Barang bukti yang didapatkan yakni 17 ekor burung Kakak tua jambul kuning dan  30 ekor burung nuri langsung diserahkan ke Posko Avsec untuk selanjutnya di serah terimakan ke Karantina Hewan,”ujarnya.

Iwan Suebu mengatakan pada saat sweeping ada salah satu  anggota Brimob yang tidak terima dan langsung mematahkan leher burung Nuri yang dibawa sebagai wujud ungkapan kekecewaan karena dilarang membawa pulang satwa burung yang dilindungi. (wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21433-petugas-keamanan-bandara-sentani-berhasil-mengamankan-puluhan-satwa-burung-yang-dilindungi.html

Kamis, 28 Juni 2018

Satgas Yonif 320/BP bangun jembatan kayu di Kampung Nanga Bayan

KOPI-Nanga Bayan, Satgas Yonif 320/BP membangun jembatan kayu di wilayah hutan desa Nanga Bayan,  Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, agar bisa dilewati warga, karena sebelum ada jembatan kayu warga harus melambung cukup jauh apabila akan pergi ke hutan.

"Berawal dari keprihatinan terhadap warga yang harus melambung cukup jauh apabila pergi ke hutan, makanya saya perintahkan Danpos segera merencanakan untuk membuat  jembatan kayu yang sederhana  namun tetap mengutamakan faktor keamanan," kata Dansatgas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana, dalam rilis yang diterima PPWI di Jakarta, Jumat (29/6).
Satgas Yonif 320/BP membangun jembatan kayu di desa Nanga Bayan Kec.Ketungau Kab. Sintang Prov. Kalbar, agar bisa dilewati warga,sebelumnya tidak ada jembatan. (Foto: Istimewa/Yonif 320/BP/PPWI)

Ia mengatakan, selain jarak yang cukup jauh apabila melambung dikaitkan dengan kebutuhan warga dalam memanfaatkan hutan serta untuk menghemat  waktu sehingga dibutuhkan jembatan kayu untuk menghubungkan kampung tersebut dengan hutan.
Dua orang anggota Satgas Yonif 320/BP sedang menyiapkan papan kayu sebagai titian jembatan.
(Foto: Istimewa/Yonif 320/BP/PPWI)
Satgas pamtas RI- MALAYSIA jajaran Satgas Yonif 320/BP di Pos Nanga Bayan yang dipimpin Sertu Made Satra kemudian memerintahkan beberapa anggotanya segera membuat jembatan kayu dengan memanfaatkan kayu-kayu yang ada di sekitar Kampung Nanga Bayan.

Warga Masyarakat Desa Nanga Bayan sudah dapat melalui jembatan.
(Foto: Istimewa/Yonif 320/BP/PPWI)

Anggota satgas dengan penuh semangat bekerja dari pagi sampai sore dengan harapan jembatan bisa segera selesai sehingga bisa dilalui oleh warga masyarakat.

“Masyarakat Kampung Nanga Bayan mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 320/BP  karena baru pertama kali di daerah tersebut ada Satgas TNI yang berinisiatif  membuat jembatan guna memudahkan warga untuk  berladang dan berkebun di hutan,”kata Pendeta Edi salah satu tokoh agama. (wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21416-satgas-yonif-320bp-bangun-jembatan-kayu-di-kampung-nanga-bayan.html


Rabu, 27 Juni 2018

Aksi Brutal KKSB berlanjut Tiga Orang tewas dalam Insiden Penembakan di Distrik Torere


KOPI – Puncak Jaya, Aksi brutal KKSB kembali memakan korban kali ini  tiga orang tewas dalam insiden penembakan terhadap aparat yang mengawal proses distribusi surat suara pilkada gubernur dan wakil gubernur Papua, di  Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (27/6).
Tiga orang anggota Polri tanda (0) yang belum diketemukan sampai saat ini.
Data yang dihimpun PPWI menyebutkan tiga korban tewas itu yakni kepala Distrik Torere Obaja Froaro dan dua anggota polisi yaitu Ipda JN dan Brigpol SK.

Saat itu dalam rombongan perjalanan terdapat dua speed,  yang pertama ditumpangi oleh masyarakat sedangkan speed yang kedua ditumpangi kepala distrik Torere Obaja Fruaro bersama anggota PAM dari Puncak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal kepada PPWI mengatakan, pada pukul 16.00 WIT terjadi penghadangan dari KKSB dengan arah tembakan dari darat pinggir tebing sungai terhadap rombongan Distrik Torere.

“Speed pertama yang ditumpangi masyarakat berhasil lolos sedangkan speed kedua yang ditumpangi kepala Distrik Torere Obaja Fruaro bersama anggota PAM dari puncak mendapat tembakan beruntun dari KKSB,”katanya.

Menurut dia, akibat tembakan brutal dari KKSB menyebabkan tiga korban tewas itu yakni kepala Distrik Torere Obaja Froaro dan dua anggota polisi yaitu Ipda JN dan Brigpol SK.

“Dikarenakan lokasi kejadian tidak terdapat sinyal HP maka sangat menghambat proses evakuasi dan pemberian bantuan terhadap korban penghadangan,”ujarnya.

Ahmad Kamal mengatakan  korban yang meninggal dunia sudah berada di Polsek Douw Kab. Mamberamo Jaya bersama empat anggota Polri lainnya yan selamat dari penghadangan.

“Sedangkan anggota Polri yang belum di temukan yakni Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi  dan Briptu Petrus Imbiri serta kehilangan 2 pucuk senjata berjenis SS1 dan AK 101 karena hanyut di sungai,”katanya.(wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21411-aksi-brutal-kksb-berlanjut-tiga-orang-tewas-dalam-insiden-penembakan-di-distrik-torere.html


Warga Koperapoka Miru Marah Ratusan Kertas Suara Dibakar Tidak Bisa Memilih

KOPI-Mimika, Ratusan surat suara Pemilukada Gubernur dan Wagub Papua serta Bupati dan Wabup Kab. Mimika dibakar oleh Ketua KPPS TPS 31 disaksikan oleh masing-masing saksi paslon Pemilukada, Rabu (27/6).




Terjadinya pembakaran ratusan kertas suara dikarenakan masyarakat sekitar TPS 31 tidak dapat melakukan pencoblosan bahkan yang melakukan pencoblosan adalah warga masyarakat dari luar yang tidak mempunyai surat undangan C6 KWK dari KPU. 

Ketua KPPS TPS 31 Rosdiane Hehataya yang berada di Koperapoka Miru ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Rabu mengungkapkan bahwa pembakaran kertas surat suara karena adanya sekelompok warga dari wilayah lain yang datang ke TPS 31 untuk melakukan pencoblosan hanya berbekal KTP saja, seharusnya warga tersebut membawa undangan untuk memilih dan merupakan warga setempat.

“Dengan adanya kejadian tersebut kemudian KPPS berkoordinasi dengan beberapa saksi yang ada di TPS untuk mencari solusi dengan bertanya Kepada para saksi yang hadir ,”katanya.

Menurut dia, para saksi berbeda pendapat, ada yang menyatakan tidak boleh dan ada yang memperbolehkan, hingga akhirnya terjadi perdebatan soal syarat untuk ikut memilih.

“Dikarenakan tidak mendapatkan kata sepakat maka atas dasar keputusan bersama antara KPPS dan Saksi yang hadir diambilah keputusan bersama tanpa keterpaksaan serta tekanan,”ujarnya.

Rosdiane mengatakan hasil keputusan bersama tersebut yakni TPS diputuskan untuk ditutup, surat suara disepakati untuk dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Kemudian saat kertas suara akan dimusnahkan, pihak pengawas menyampaikan agar hal itu jangan dilakukan, melainkan kertas suara harus dikembalikan ke KPU, namun KPPS bersama para saksi tetap ngotot agar kertas suara harus dimusnahkan,”katanya

Ia mengatakan  surat suara yang didistribusikan oleh KPU sesuai DPT Pilkada Bupati dan Wakil Bupati kab. Mimika adalah 505 dan yang telah dilakukan pencoblosan sebanyak 29 dan sisanya 476 surat suara (belum dipakai), dan kertas suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Prov. Papua adalah 512 dan hanya digunakan sebanyak 29, sisanya sebanyak 483.

Sesuai dengan peraturan bahwa pemusnahan terhadap dokumen negara tidak boleh dilakukan, apalagi akibat dokumen negara tersebut dibakar menyebabkan ratusan warga tidak bisa menentukan hak pilihnya dan pembakaran dokumen negara juga masuk unsur pidana. (wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21410-warga-koperapoka-miru-marah-ratusan-kertas-suara-dibakar-tidak-bisa-memilih.html

KKSB Berulah Lagi : Pencoblosan Pilgub/Wagub Prov.Papua Kabupaten Nduga Batal

KOPI-Nduga, Pasca aksi penyerangan KKSB terhadap masyarakat sipil lebih kurang 50 anggota apkam gabungan TNI/Polri melaksanakan siaga di sekitar kawasan bandara Kenyam Papua, Rabu (27/6).



Pada pukul 08.13 s.d. 08.30 WIT, apkam yang terdiri dari TNI/Polri serentak bergerak setelah mendengar  tembakan gangguan dari KKSB.

Timsus Polda Papua Iptu Rusman yang berada di lokasi ketika dikonfirmasi dari Kota Jayapura, Rabu  mengatakan total suara tembakan sekitar 20 kali terdengar dari arah ujung landasan bandara Kenyam dan kawasan kantor DPRD Nduga.

“Lokasi kejadian aksi KKSB tersebut berada di Desa Sralala, Distrik Keneyam belakang hotel Kenyam jaraknya 500 meter dari kawasan bandara Kenyam,”katanya.

Menurut dia , antisipasi yang dilakukan oleh TNI/Polri adalah melakukan pengawasan terhadap fasilitas umum seperti PLN, peralatan pemancar telkomsel, lapangan terbang, kantor pemerintah serta perumahan warga di sana.

“Aksi penembakan yang dilakukan KKSB berpengaruh terhadap kegiatan pencoblosan /pemungutan suara pada Pilgub/Wagub Prov. Papua wilayah Kab.Nduga yang akan dilaksanakan hari ini,”ujarnya.

Iptu Rusman mengatakan dengan adanya gangguan oleh KKSB di wilayah Kab. Nduga maka pencoblosan/pemungutan suara pada Pilgub/Wagub Prov. Papua ditunda sampai keadaan dinyatakan aman.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21409-kksb-berulah-lagi--pencoblosan-pilgubwagub-provpapua-kabupaten-nduga-batal.html

Jumat, 22 Juni 2018

Aksi Teror oleh KKSB Kembali Terjadi di Nduga, Pesawat Dimonim ditembak di Bandara Kenyam


KOPI-Ndunga, Lagi dan lagi KKSB (Kelompok kriminal separatis bersenjata) kembali beraksi menebar teror ke masyarakat,  pesawat Demonim dengan nomor penerbangan PK-HVU, ditembak KKSB pada saat tepat mendarat di ujung landasan Bandara Keyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga, Jumat (22/6).

Akibat dari tembakan tersebut Pesawat mengalami kebocoran pada bagian depan, 7 (tujuh) bagian kabel pesawat putus, buku manifes rusak dan pergelangan kaki kanan Co Pilot terkena serpihan peluru.


Salah satu penumpang pesawat Bripda Agus yang berada di lokasi kejadian ketika dikonfirmasi dari angkasa, Jumat, membenarkan terjadinya insiden penembakan terhadap pesawat twin otter milik Demonim.

“Pesawat tersebut terbang dari Timika menuju Kenyam dengan membawa penumpang sipil sebanyak enam belas orang., tepat di ujung landasan bandara Pesawat tiba-tiba ditembaki oleh KKSB yang mengenai bagian depan pesawat tembus ke dalam pesawat yang mengakibatkan Co Pilot terkena serpihan peluru,”ujarnya.

Menurut dia, penembakan yang dilakukan KKSB menyebabkan pesawat tidak bisa terbang kembali dan kini masih berada di Kenyam sedangkan Co Pilot Irena Nur Fadillah mendapatkan perawatan oleh Bintara Kesehatan Koramil Nduga karena mengalami luka sobek pada pergelangan kaki akibat terkena serpihan peluru.

“LO (Liaison Officer/perwira penghubung) Polisi AKBP Leo dan Perwira Penghubung Kodam XVII/Cenderawasih wilayah Nduga Mayor Inf Nainggolan kemudian segera melakukan koordinasi untuk melaksanakan pengamanan,”katanya.

Agus mengatakan tidak lama kemudian Bupati Nduga Yarius Gwijangge tiba di Bandara Kenyam dan melakukan koordinasi dengan LO Polisi dan Pabung Nduga.

“Sementara itu anggota 755/Yalet yang berjumlah 20 orang dengan dipimpin oleh Letda Inf Prayuga Estu, dibantu oleh anggota Koramil dan anggota Polsek Kenyam langsung melakukan pengamanan di sekitar area Bandara Kenyam,”katanya.(wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21392-aksi-teror-oleh-kksb-kembali-terjadi-di-nduga-pesawat-dimonim-ditembak-di-bandara-kenyam.html

Kamis, 21 Juni 2018

300 Anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri Perkuat Pengamanan PIlkada Papua 2018


KOPI-Sentani, Sebanyak 300 anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri pimpinan Kompol Budi Hidayat tiba dari Jakarta dengan  menggunakan pesawat Lion Air JT-3794 dan Lion Air JT-3798 dalam rangka penebalan personil pengamanan pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gunernur Papua Tahun 2018, Kamis (21/6)


Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Gatot Haribowo di Sentani, Kamis mengatakan 300 anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri akan membantu pengamanan penyelenggaraan pilkada serentak sesuai dengan permintaan Polda Papua.

"Personel Brimob yang diperbantukan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gunernur Papua Tahun 2018 harus profesional serta menjaga netralitas dengan memegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya Polri," kata Kombes Pol Gatot Haribowo.

Ia pun menegaskan bahwa ratusan personel Brimob dari SaT Pelopor Mabes Polri akan disebar ke beberapa Kabupaten di Wilayah Provinsi Papua.

"Saat ini sesuai pembagian tugas, 275 Anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri langsung bergerak dari Kantor Air Nav Jayapura menuju SPN Jayapura dengan menggunakan 6 Bus, 11 Truk dan 3 Mobil Box.," ujarnya.

Gatot Haribowo mengatakan 25 Anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri di dampingi 1 Perwira Polda Papua bergerak menuju terminal keberangkatan Bandara Sentani untuk persiapan berangkat menuju Wamena menggunakan pesawat Trigana Air.

“Selanjutnya  275 Anggota Brimob Sat Pelopor Mabes Polri mulai hari Jumat tanggal 22 Juni 2018 alan diberangkatkan ke 5 Kabupaten yakni Kab Deiyai 60 personel, Kab Intan Jaya 60 personel, Kab. Puncak 50 personel, Kab. Nduga 45 personel, dan Kab. Dogiyai 60 personel.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21387-300-anggota-brimob-sat-pelopor-mabes-polri-perkuat-pengamanan-pilkada-papua-2018.html

Yahamak : Pelaku Tragedi Nduga Adalah Teroris Papua

KOPI,Timika - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyebut tragedi yang menewaskan banyak ko...