Selasa, 19 Juni 2018

TNI AD Mendukung Camp Remaja Gereja Kemah Injil Indonesia Wilayah PAPUA Tahun 2018


KOPI-Sentani, Rindam XVII / Cenderawasih menjadi tuan rumah acara Camp Remaja Gereja Kemah  Injil Indonesia Wilayah PAPUA Tahun  2018 di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.

“Tujuan Camp Remaja ini dibentuk untuk menyatukan umat Nasrani agar bisa mengenal Tuhannya yaitu Tuhan Yesus dan Juru Selamat manusia” ujar . Pdt. Karel Maniani, M.Th Penasehat Kemah Injil Indonesia Sinode Wilayah 1 Papua saat menghadiri pembukaan Camp Remaja Gereja Kemah  Injil Indonesia Wilayah PAPUA Tahun  2018.

Dia mengatakan acara tersebut dibuka oleh  Aster Kasdam XVII / Cenderawasih Kolonel Kav Edward Sitorus dengan tema"Beritakanlah Tentang Yesus" dan dihadiri sekitar 512 orang.

Sebagaimana diketahui bersama kegiatan Camp Remaja Gereja Kemah Injil selain menyatukan umat nasrani dan membentuk karakter juga untuk mencegah penyalah gunaan Narkoba, Seks bebas dan Miras karena dapat merusak jiwa Pemuda.

Karel Maniani menjelaskan kita semua berkewajiban untuk. mencegah perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai norma agama, pemuda adalah penggagas kemajuan Bangsa oleh karena itu mengharapkan kepada pemuda untuk.menjadi contoh tauladan di mata masyarakat demi kemajuan Bangsa yang kita cintai ini.

Kegiatan ini diikuti sekitar 512 orang yang akan dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 19-22 Juni 2018 dan kegiatan ini mendapat dukungan para jemaat hamba Tuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AD khususnya Rindam XVII / Cenderawasih karena sudah memfasilitasi kegiatan ini dan keberadaannya di masyarakat sangat dekat, karena dapat melindungi dan menganyomi masyarakat,”ujarnya.

Ia menambahkan Kegiatan Pembukaan Camp Remaja ditandai dengan pemukulan Tiva dan penyalaan Konveti oleh Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Edward Sitorus. (wawan)



Pembukaan Festival Danau Sentani XI Tahun 2018

KOPI–Jayapura, Pemerintah Kabupaten  Jayapura yang disponsori oleh Kementerian Pariwisata menggelar Festival Danau Sentani XI Tahun 2018 di Kota Jayapura, Provinsi Papua.



“Festival Danau Sentani telah menjadi sebuah tradisi di Papua sejak tahun 2007 yang lalu” ujar  Mathius Awoitauw, SE, M. Si  Bupati Jayapura saat menghadiri Festival Danau Sentani yang akan diadakan selama lima hari berturut-turut. di kawasan wisata Khalkhote, Sentani Timur.

Dia mengatakan tujuan diadakannya festival ini antara lain adalah sebagai upaya untuk mempromosikan pariwisata berbasis kekayaan alam dan budaya masyarakat setempat dapat dijadikan sebagai Industri Pariwisata, merupakan pemasukan terbesar sesuai yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

Danau Sentani yang akan dijadikan sebagai tempat berlangsungnya festival ini disulap dan didekorasi sedemikian rupa menjadi indah dan ramah terhadap para wisatawan.

Mathius menjelaskan Pemerintah juga menggalakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kelancaran pariwisata serta membantu peningkatan pemberdayaan kampung untuk mengangkat potensi kampung guna mensejahterakan warga.

Festival Danau Sentani XI Tahun 2018 dengan mengambil Tema "Khenambai Umbai, Satu Hati, Satu Jiwa Untuk Indonesia" akan berlangsung mulai tanggal 19-23 Juni 2018 dengan menampilkan beragam atraksi kesenian masyarakat sekitar Danau Sentani serta wilayah-wilayah lain di Provinsi Papua.

“Pada Festival ini ada hal unik tentang kepercayaan masyarakat setempat bahwa di Papua terdapat sebuah peninggalan berupa tulang tertua yang terletak di Pulau Asei. sehingga menjadikan Pulai Asei dipercayai sebagai pusat pertemuan antara nenek moyang suku-suku asli Sentani dengan para imigran dari Kepulauan Melanesia,”ujarnya.

Ia menambahkan, FDS XI 2018 akan digelar dengan atraksi dan lomba menggunakan 2 panggung yang berbeda yaitu di Khalhote dan di Lapangan Theys dimana kegiatan pada kali ini didukung oleh PT. Ayo Jalan-jalan, Rapi, Basarnar, Bank Mandiri dan Bank BRI serta TNI/Polri.(wawan)


http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21376-pembukaan-festival-danau-sentani-xi-tahun-2018.html

Senin, 18 Juni 2018

Gara-gara Konsumsi Miras Mengakibatkan Rumah Dibakar.


KOPI-Jaya Wijaya, Pihak Polres  Jaya Wijaya mengungkapkan keterangan sejumlah saksi mata yang menyebut sumber kebakaran yang terjadi di Kampung Woken Distrik Napua, pada Senin (18/6) pagi, berasal dari rumah Agus Kalolik yang dibakar oleh Keluarga Sedi Hilapik.
Kasat Reskrim AKP Jefri Tambunan yang berada di lokasi ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Senin mengatakan kebakaran rumah dipicu oleh meninggalnya Sedi Hilapok  ASN Distrik Tailarek akibat mengkonsumsi miras yang dibeli oleh Agus Kalolik pada hari Minggu (17/6) sehingga keluarga Sedi Hilapik marah dan melakukan aksi pembakaran rumah Agus Kalolik.

“Personil kepolisian menuju rumah duka Sedi Hilapok namun keluarga korban menolak kehadiran aparat Keamanan dan ingin menyelesaiakan masalah sendiri,”katanya.

Insiden pembakaran rumah di Kampung Woken Distrik Napua,tidak dapat diatasi secara maksimal proses memadamkannya sehingga menyebabkan api dengan cepat meludeskan rumah tersebut.

"Sampai dengan saat ini  keluarga korban masih berjaga-jaga,"kata Jefri Tambunan.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21373-gara-gara-konsumsi-miras-mengakibatkan-rumah-dibakar.html

Minggu, 17 Juni 2018

Yonif 320/BP Peduli Kesusahan Masyarakat Bantu Pemakaman Warga Badau

KOPI-Kalbar, Pasiter Satgas Yonif 320/BP Kapten Inf Dedi Irianto mengatakan kesusahan yang dialami oleh masyarakat Nanga Badau  adalah menjadi  tugas dan kewajiban anggota Pos Kotis Satgas Yonif 320/BP Nanga Badau untuk membantu meringankannya.



"Sudah menjadi suatu hal yang biasa TNI turut membantu kesusahan yang dialami oleh masyarakat dengan memberikan bantuan di sekitar lingkungan tugasnya tersebut, sehingga masyarakat mengerti bahwa kehadiran TNI ditengah-tengah rakyat adalah sangat dibutuhkan, ," kata Dedi, usai membantu pelaksanaan kegiatan pemakaman alm bpk. Hariyanto (38 th),Minggu (17/5). 

Dia menegaskan, tidak hanya menghadiri kegiatan pemakaman tetapi juga akan hadir dalam kegiatan yasinan yang akan dilaksanakan selama tiga hari setelah shalat maghrib.

Sementara itu Haryanto yang merupakan salah satu keluarga almarhum mengatakan bahwa  masyarakat sangat berkesan karena anggota Kotis Satgas Yonif 320/BP mau bersama-sama untuk menggali dan menguburkan almarhum.

"Mudah-mudahan bantuan dari TNI bukan hanya kali ini saja tetapi juga pada kesempatan lainnya serta ucapan terimakasih dari keluarga almarhum dan warga sekitar Badau karena sudah ikut membantu" katanya.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/nasional/21369-yonif-320bp-peduli-kesusahan-masyarakat-bantu-pemakaman-warga-badau.html

Selasa, 29 Mei 2018

Kantor Bupati Jayawijaya Nyaris Terbakar.

KOPI-Wamena, Gudang penyimpanan Arsip (Bekas Kantor Dinas PU) belakang Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah yang menjadi satu komplek dengan Kantor Bupati Jayawijaya Jl.Yos Sudarso Distrik Wamena Kab. Jayawijaya mengalami kebakaran,Selasa (29/5) mengakibatkan 11 Unit bangunan gudang Arsip habis terbakar.

Api yang membakar gedung baru diketahui oleh anggota Satpol PP yang sedang melaksanakan jaga malam sekitar pukul 01.50 WIT dimana api tersebut terlihat menyala dari atas atap Gudang Arsip belakang Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Peter Reba, SE, M.Si yang saat itu berada di lokasi kebakaran ketika dikonfirmasi dari Angkasa Kota Jayapura mengungkapkan bahwa anggota Satpol PP dengan segala upaya memberi tahu kepada rekan-rekan lainnya yang jaga dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya serta mengeluarkan barang-barang yang ada dari dalam gudang.

"Hingga pukul Pukul 02.10 WIT api mulai membesar sehingga anggota Satpol PP Pemda Jayawijaya segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas pemadam kebakaran,"Katanya.

Menurut dia, bantuan langsung direspon dengan mengirimkan 2 (dua) unit Truck pemadam kebakaran sampai tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman api, pada Pukul 03.38 WIT api berhasil dipadamkan.

"Kerugian yang dialami untuk sementara personel tidak ada sedangkan kerugian materiil 11 Unit Bangunan Gudang Arsip (bekas Kantor PU ) 90 % habis terbakar,"Katanya.

Yan Peter mengatakan sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya Gudang Arsip namun pihak Polres Jayawijaya akan melakukan penyelidikan atas peristiwa kebakaran gedung tersebut. (wawan)

http://pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21331-kantor-bupati-jayawijaya-nyaris-terbakar.html

Senin, 14 Mei 2018

Jemaah Muslim Kabupaten Fakfak Dzikir Bersama Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H

KOPI-Fakfak,  Pemerintah Kabupaten Fakfak dan panitia Peringatan Hari Besar Islam melaksanakan kegiatan  Dzikir bersama  dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H / 2018 M    di Masjid Agung Baitul Makmur  Jl . Dr Samratulangi Rt. 02 Kel. Wagom Distrik  Fakfak Kab Fak fak Papua Barat, Senin (14/5), kegiatan tersebut di pimpin langsung Imam Masjid Agung Ustadz Afifi Kadmas dan Ustadz Taha Daeng Husen di dampingi Bupati Kab.Fakfak Drs.Mohammad Uswanas,M.si.  

       
Kegiatan Dzikir Bersama tersebut turut dihadiri pejabat daerah diantaranya yakni Dandim 1706/fakfak  Letkol Inf Catur Adi Siswoyo,S.IP ,Imam Masjid Agung Baitul Makmur Ustadz Afifi Kadmas, mewakili Kapolres Fakfak Kompol Hasanuddin  Kabagren Res Fakfak, Sekda Drs.Nasrun P Elake, para OPD dan jamaah Dzikir sekitar 100 orang.

Imam Masjid Agung Baitul Makmur  Ustadz Afifi Kadmas yang berada di lokasi acara ketika dikonfirmasi dari angkasa Jayapura, Senin mengungkapkan bahwa pasca kejadian di Mako Brimob kelapa dua telah terjadi lagi rentetan Bom bunuh diri oleh kelompok Islam Radikal, tindakan ini merupakan hal terkutuk karena menghilangkan nyawa orang.

“Radikalisme dan Terorisme adalah ancaman nyata semua Umat beragama, sebab ajaran ini bukan ajaran Islam bahkan kerukunan Umat beragama telah menyatakan sikap menolak Islam Radikal dan Terorisme,”katanya.

Menurut dia  ambil hikmah dari semua kejadian tersebut dengan berikhtiar, dan masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan serta membangun ukhuwah Islamiah bersilaturahim, Insya Allah akan di berikan Hidayah bagi Indonesia khususnya di Kab.Fakfak, selamat memasuki Bulan Suci Ramadhan, semoga semuanya menjadi orang yang muttakin.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21296-jemaah-muslim-kabupaten-fakfak-dzikir-bersama-menyambut-bulan-suci-ramadhan-1439-h.html

Sabtu, 12 Mei 2018

Pencanangan Kabupaten Fakfak sebagai Daerah Toleransi di Tanah Papua.

KOPI-Fakfak, Pemerintah Kabupaten Fakfak  menyelenggarakan Doa Bersama dalam rangka Pencanangan Kabupaten Fakfak sebagai daerah toleransi di Tanah Papua di Lapangan Basket (KONI) Jl. D.I Panjaitan Distrik Fakfak Selatan kab. Fakfak Prov. Papua Barat dihadiri oleh jajaran Pejabat Pemkab dan di ikuti  sekitar 400 orang, Sabtu (12/5). 



Kegiatan doa bersama dalam rangka pencanangan Kabupaten fakfak sebagai daerah toleransi di tanah Papua ini  merupakan hasil kesepakatan dari  segenap Pimpinan  dan tokoh agama dari bebarapa agama yang ada di Kabupaten Fakfak.

Bupati Fakfak Muhammad Uswanas, M.Si ketika dikonfirmasi dari angkasa, Sabtu mengungkapkan bahwa maksud dari tujuan Doa Bersama tersebut adalah supaya ada Iritabilitas Kepekaan, untuk menolak semua yang berbau hoax dan sebagainya khususnya di Wilayah Kab. Fakfak.

“.Adanya visi yang sama dengan MPR Papua Barat yaitu menjadikan Kota Fakfak sebagai Kota Toleransi Umat Beragama di Indonesia bukan hanya untuk Papua Barat saja, tetapi untuk Indonesia, supaya terwujud persatuan dalam pertemuan ini,”katanya.

Menurutnya kehadiran para pendeta, Ustadz, Hindu, Budha, yang ada di sini mempunyai  cita-cita yang satu yaitu menjadikan Fakfak sebagai Kota Toleransi sesuai dengan semboyan Satu Tungku Tiga Batu sebagai bukti toleransi antar umat beragama di kabupaten fakfak yang diwujud nyatakan oleh semua pihak.

“Dikarenakan hari ini sudah disepakati Berdoa Bersama,  maka mulai hari ini, setiap tahun akan dilaksanakan doa bersama menjelang Ramadhan, dan hari besar semua agama, dimana kegiatanya adalah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Supaya Sejahtera, sehat, dan tentram,”katanya.

Muhammad Uswanas mengatakan seperti Pancasila untuk kebangsaan Indonesia, disampaikan ucapan terima kasih atas pertemanan masing-masing di gereja, di vihara, di Puri, di masjid, masing-masing kita semua mendoakan kita semua, mendoakan keselamatan orang-orang di negeri mbaham matta ini.

“Lalu Setelah selesai melaksanakan kegiatan doa bersama, Bupati fakfak dan unsur Forkopimda kab. fakfak melaksanakan pemusnahan barang bukti 100 jerigen miras oplosan jenis sopi hasil penangkapan kodim 1706/fakfak.(wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21292-pencanangan-kabupaten-fakfak-sebagai-daerah-toleransi-di-tanah-papua.html

Timsus Polda Papua Tangkap Anggota KKB Pembunuh TNI di Puncak Jaya

KOPI-Puncak Jaya, Tim Khusus Polda Papua, berhasil menangkap Yogor Telenggen alias Kartu Kuning Yoman, anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIT.

Penangkapan Yogor Telenggen adalah suatu prestasi yang perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena sepak terjangnya selama ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan di Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya.





Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Boy Rafli ketika dikonfirmasi dari angkasa di Jayapura, Sabtu membenarkan tentang ditangkapnya Yogor Telenggen alias Kartu Kuning Yoman oleh anggotanya di Mulia serta mengamankan satu pucuk pistol G2 Combat.

"Memang benar Yogor Telenggen, adalah salah satu anggota kkb yang kabur dari Lapas Abepura 2016 lalu sudah berhasil ditangkap di Mulia, pada saat rumahnya digeledah oleh personil Satgassus Polda Papua didapatkan senjata Pistol jenis G2 milik alm. Pratu Sandi Noviana (anggota Kopassus Satgasban 15 Pos Distrik Sinak Kab. Puncak) yang telah dirampas oleh anggota KKSB pada tanggal 12 Februari 2018 Sabtu dini hari, sekitar pukul 04.00 WIT," kata Irjen Pol Boy Rafli.

Dia mengatakan bahwa saat hendak ditangkap Yogor Telenggen  melakukan perlawanan dan sempat berupaya menembak anggota namun anggota berhasil melumpuhkannya dengan menembak di bagian kaki.

Yogor Telenggen sudah dievakuasi ke Jayapura dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan akibat luka tembak dibagian kaki.

Yogor Telenggen mengalami luka tembak dikaki bagian sebelah kanan dan kini ditangani tim dokter RS Bhayangkara, kata Irjen Pol Boy Rafli.

Sementara itu Kepala Rumkit Polri Bhayangkara Kotaraja, Kompol dr Hari secara terpisah mengatakan kondisi Yogor Telenggen sudah stabil namun masih ditangani paramedis.

"Kondisinya stabil dan mengalami luka akibat tertembak dibetis bagian kanan namun tidak ada tulang yang patah," kata Kompol dr.Heri.
Yogor Telenggen alias Kartu Kuning Yoman akan menjalani tindakan medis berupa operasi terhadap luka yang dialami sore ini.(wawan)

http://pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21291-timsus-polda-papua-tangkap-anggota-kkb-pembunuh-tni-di-puncak-jaya.html

Senin, 30 April 2018

Terbongkarnya Skandal Sex Pimpinan Aliansi Mahasiswa Papua

KOPI-Jakarta, Dunia aktivis Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) ternyata memiliki sisi hitam. Siapa sangka jika pimpinan kelompok mahasiswa yang katanya sebagai pejuang HAM dan kemerdekaan bagi tanah Papua (Papua Barat) ternyata dalam hidup kesehariannya, nafsu akan kekuasaan  juga dikuasai oleh nafsu seks yang aneh  dan sadis. Sungguh Naif sekali dia yang mengaku sebagai pejuang HAM dan kemerdekaan bangsa Papua tetapi ternyata dia juga sebagai perampas HAM bagi wanita-wanita Papua yang ikut berjuang bersamanya dan menduduki jabatan penting di organisasi .

Tidak ada ikatan pernikahan tapi pria ini (FN/Frans Nawipa ketua AMP-Jakarta) tega mencabuli perempuan yang notabenenya adalah anggota-anggota gerakan mahasiswa AMP sendiri. Bagaikan seorang raja yang bisa seenaknya meminta pelayan-pelayannya, FN memaksa perempuan perempuan disekitarnya tersebut untuk melayani nafsu bejatnya dengan waktu yang berbeda-beda. 

Kekerasan, ancaman dan penganiayaan tentu dialami oleh ketiga korbannya. Rasa malu, marah, dan trouma pastilah dialami oleh para korban. Lantaran nama-nama  para korban terekspose jelas dalam medsos (fb) kelompok tersebut.  Bahkan salah satu korban (OB) merasa perlu menjalani terapi akibat peristiwa yang ia alami. Dan sampai saat inipun, para korban mengaku masih mendapat ancaman dari pelaku apabila menceritakan kejadian sesugguhnya kepada siapapun.  Namun sayangnya dengan alasan solidaritas perjuangan  organisasi dan hubungan personal, para korban justru enggan melaporkan kejadian pemerkosaan yang dialami ke pihak berwajib (Polisi) agar dapat ditun taskan secara hukum. Belakangan ketiga korban tersebut justru tetap aktif di AMP dan kini menyuarakan pembelaan HAM terhadap kaum perempuan, khususnya perempuan Papua. 

Lalu apa yang terjadi dengan  FN …???  kini dia tidak diketahui keberadaannya. Namun pada tanggal 31 Maret 2018, Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua (KP-AMP) telah bersidang untuk mengklarifikasi para korban dan berujung mengeluarkan surat pemecatan terhadap FN, yang ditandatangani langsung oleh Ketua AMP, Jhon Gobai.

Pemecatan dilakukan karena FN dinilai telah melakukan tindakan kekerasan seksual yang cukup parah. Sebelumnya juga AMP telah memberikan peringatan dan somasi keras kepada FN pada saat Forum Nasional AMP beberapa bulan lalu. Atas beberapa kekerasan verbal seks yang telah dilakukannya.   Bahkan dalam beberapa waktu kedepan FN juga tidak diizinkan untuk mendatangi Sekretariat Bersama (Sekber) AMP. 

Suatu bukti kebobrokan moral dari orang yang mengaku sebagai pejuang HAM namun dirinya sendiri telah melanggar HAM seorang wanita yang patut dihormati dan dijunjung tinggi.(wawan).

Selasa, 24 April 2018

Ratusan Kepala Kampung SeKabupaten Jayawijaya Menuntut Sisa Dana Prospek

KOPI-Wamena, Plt. Bupati Kab. Jayawijaya Doren Wakerkwa, SH menerima lebih kurang 100 Orang Kepala Kampung se Kab. Jayawijaya dalam sebuah aksi demo damai yang di koordinatori oleh Herman Kosay Kepala kampung Musafak Kab. Jayawijaya dan Doren Wakerkwa, SH dalam rangka menuntut sisa dana Prospek Tahun 2016 dan dana prospek Tahun 2017, Selasa (24/4).


Aksi demo damai tersebut terkait dengan adanya kekurangan pencairan dana Prospek yang telah berlangsung pada saat kurun waktu 2 tahun yang lalu, dimana keterlambatan pembayaran tersebut sampai saat ini belum ada jawaban yang memuaskan dari pihak Pemerintah.

Kepala Kampung Musafak Kabupaten Jayawijaya Herman Kosay yang berada di lokasi ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa mengungkapkan bahwa dana alokasi kampung yang diterima berkurang tidak sesuai dengan penerimaan tahun lalu, padahal data yang ada diambil terakhir oleh statistik di lapangan pada Tahun 2010, pertanyaanya data itu diperoleh dari mana.

“Hingga kini pembangunan di daerah (Kampung) di hitung menurut angka yang sudah dilaporkan oleh statistik berdasarkan pengecekan langsung dilapangan sehingga dengan dasar itu Menteri Keuangan mengeluarkan Dana Alokasi Kampung (DAK) sesuai perhitungan itu,”katanya.

Menurut dia, SK pembagian Dana Alokasi Kampung (DAK) yang diterima sebelumnya adalah berlambang Garuda bukan berlambang Pemda Kab. Jayawijaya yang besar/kecilnya penerimaan Dana Alokasi Kampung (DAK) tersebut akan disesuaikan dengan SK yang dikeluarkan  oleh Menteri Keuangan RI.

“Untuk pembayaran Dana Alokasi Kampung (DAK) sesuai dengan SK yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan RI, sesuai dengan data yang diberikan oleh statistik yang di kirim ke pusat serta dijadikan dasar untuk menjadi besar/kecilnya setiap kampung,”katanya.

Herman Kosay mengatakan,”Kami akan turut memonitor pengajuan Dana Alokasi Kampung (DAK) agar tetap tidak turun/naik, dan akan menyampaikannya kepada bapak Gubernur agar mengajukan bantuan Dana desa tetap seperti Tahun lalu. (wawan).


Aksi Damai Solidaritas Murid Untuk Guru Korban Pemerkosaan KKSB

KOPI-Jayapura,  Sekitar 20 orang yang tergabung dalam Solidaritas murid untuk guru dimotori oleh Stenly Salamahu Sayuri penanggungjawab aksi dan Dominggus Erari koordinator lapangan  telah melakukan aksi demo di halaman Kantor DPRD Provinsi Papua dalam rangka  menyoroti kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh KKSB terhadap seorang guru di Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Selasa (24/4).
Massa membawa spanduk yang bertuliskan Solidaritas Murid Untuk Guru,“Tindak Tegas Pelaku Pemerkosaan dan Berikan Jaminan Keselamatan Tenaga Pendidikan dan Kesehatan di Pedalaman Papua”.

Anggota Komisi I DPR Papua John Gobai yang berada di lokasi saat dikonfirmasi dari Angkasa, Selasa mengatakan bahwa tuntutan dari para pendemo diantaranya yakni tindak tegas kasus pemerkosaan yang terjadi di Kampung Aroanop, meminta jaminan keselamatan untuk guru dan meminta kepada Kapolda serta Pangdam agar segera menuntaskan masalah yang terjadi di Kab. Mimika
.
“Mereka meminta pertanggungjawaban agar masalah ini dapat diselesaikan dan menindaklanjuti dengan tegas permasalahan yang terjadi di Kabupaten Mimika agar guru-guru yang berada di seluruh wilayah Papua dapat mengajar dengan aman dan damai,”katanya.

Menurut dia, guru yang ada di Papua ini belum merasa tenang karena guru yang mengajar di daerah pedalaman masih takut terkait kasus pemerkosaan yang terjadi di Kampung Aroanop beberapa waktu yang lalu belum bisa di selesaikan secara tuntas oleh Pemerintah.

“Dikarenakan guru tidak diperlakukan sewajarnya seperti yang terjadi di Kampung Aroanop, maka kita semua harus peduli terhadap kasus pemerkosaan yang terjadi di Kampung Aroanop agar pelaku dapat dihukum secara setimpal atas perbuatan pemerkosaan terhadap guru yang ada di kampung Aroanop,”katanya.

John Gobai mengatakan Pemerintah Daerah mengutuk perbuatan yang di lakukan oleh kelompok KKSB, maka aspirasi ini akan diteruskan kepada komisi lima bidang kesehatan dan pendidikan agar segera menindaklanjuti kasus ini.

“Lalu meminta pihak Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRD) untuk melakukan monitoring dan memfasilitasi penyelesaian masalah hingga tuntas serta memberikan jaminan keselamatan bagi tenaga pendidik dan kesehatan yang mengabdi di pelosok pedalaman Papua,”katanya. (wawan)

http://www.pewarta-indonesia.com/berita/daerah/21225-aksi-damai-solidaritas-murid-untuk-guru-korban-pemerkosaan-kksb.html

Yahamak : Pelaku Tragedi Nduga Adalah Teroris Papua

KOPI,Timika - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyebut tragedi yang menewaskan banyak ko...